Senin, September 28, 2009

Al-Waduudul-Hayyu


Cinta dan Curahan Air Kehidupan


minumlah Anggur, Anggur Cinta, karena ia adalah Hidup Yang Kekal
Ya, ia adalah hakikat, hakikat sebenarnya Hidup yang lewat ini
Sekarang - lah waktu untuk me-mawar-an te-tulip-an dan para sahabat kental
Nikmati satu jam bermekaran yang lewat, seolah inilah Hidup yang kekal

dengan cara yang sama bibir ini diliputi oleh anggur itu,
Anggur itu menyegarkan dan meliputi jiwa, itu adalah milikku
Dari anggur itu tubuhku diberi makan dan dibuat membaharu
Dengan anggur rahasia itu, yang diambil dari Sirr dan Tuhanku

Kau Yang selalu memegang cangkir, apa yang hangat di sana?
Jika Kau semestinya berfikir tentang kami; kenapa meninggalkan teman-teman yang berputus-asa?
Kecuali untuk airmata dari mataku, kutakpernah meneguk anggur
Tapi anggur ada dalam cangkirMu, maka minumlah kawan, walau harus digapai dengan nyawa

(disadur dari karya agung “Hafizh”)


jiwa membahana menatap lara
sakit , Dokter, tuangkanlah setetes anastesi atau anggur - anggur Skotlandia
agar kutak meratapi cinta nan lara
sakit, Tuhan, regukkanlah setetes airmata-anggurmmu nan bak vodka siberia

sedang tatkala belum mengisi tenggorokan ku vodka Siberia
Ia - pun mulai menuang-nuang lagi anggur baharu, Sari Mawar , Sari Mawar, kata-Nya
maka setuangan saja sang vodka membuat hatiku kepayang
dan Sari Mawar, kuteguk setuang, hatiku semakin kepayang

Nama-Nama bermekaran bak mawar yang senantiasa berada di musim semi
Wajah-Wajah bergincuan bak para selir yang senantiasa berhias di bulan madu
hati ini bak jambangan, menyimpan semerbak tetaman mawar kehidupan
kerinduan birahi ini bak kumbang-kumbang, nan senantiasa ingin menyedot Sari-Sari Madu